Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Program Asistensi Mengajar MBKM oleh Mahasiswa PBI

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Humaniora dan Ilmu Pendidikan (FHIP), Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) telah sukses menyelesaikan rangkaian program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan MBKM Mandiri untuk Semester Genap TA 2025-2026. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih enam bulan, terhitung sejak Februari hingga Juli 2026 ini, merupakan wujud komitmen fundamental prodi dan fakultas dalam mencetak sarjana pendidikan yang kompeten melalui interaksi langsung di satuan pendidikan formal.

Sebanyak 11 mahasiswa diterjunkan ke enam mitra strategis, meliputi sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Xaverius dan Methodist 2 Palembang, serta Unit Pengelola MKU UKMC. Seluruh peserta terlibat aktif dalam berbagai ranah kependidikan, mulai dari persiapan pembelajaran (Teaching-Learning Preparation), praktik pengalaman lapangan (Teaching Practice), hingga evaluasi pembelajaran (Learning Evaluation). Aktivitas intensif ini dikonversikan ke dalam 21 SKS yang mencakup sembilan mata kuliah kependidikan, memastikan pemenuhan beban belajar mahasiswa tetap terjaga secara akademis.

Hasil akhir program menunjukkan pencapaian yang luar biasa, dengan mahasiswa memperoleh nilai mata kuliah paling rendah B+. Selain keunggulan akademik, para mahasiswa juga berhasil menginternalisasi karakter pendidik yang disiplin dan bertanggung jawab, sebagaimana tercermin dalam penilaian positif dari para Guru Pamong di sekolah mitra. Sinergi ini membuktikan keberhasilan ekosistem link and match antara FHIP UKMC dengan dunia kerja kependidikan profesional.

Program ini diharapkan terus menjadi sarana bagi mahasiswa calon pendidik untuk membangun jejaring profesional dan mengenal medan berkarya secara nyata sebelum menyelesaikan studi mereka. Dengan selesainya periode ini, FHIP UKMC berkomitmen untuk terus memperluas jaringan mitra guna memberikan variasi pengalaman lapangan yang semakin berkualitas bagi mahasiswa di masa mendatang.

Menutup rangkaian kegiatan, Sandrina Budi, salah satu mahasiswa peserta dengan pencapaian gemilang, mengungkapkan, “Program ini memberikan saya perspektif nyata tentang dinamika di kelas dan tanggung jawab seorang guru; saya merasa jauh lebih siap dan percaya diri untuk terjun ke dunia pendidikan setelah lulus nanti”. Senada dengan hal tersebut, Yohanes Heri Pranoto, M.Pd., selaku Koordinator Program, menambahkan, “Kami sangat bangga melihat dedikasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara pedagogik, tetapi juga menunjukkan integritas karakter di sekolah mitra; ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang matang antara kampus dan sekolah mampu menghasilkan bibit unggul pendidik masa depan”.